#bayiadam21mo

Adam lahir tanggal 9, biasanya saya catat semua perkembangannya. baru sadar tadi pagi diingetin ayahnya ini tanggal duabelas 😂
Adam sudah ngapain aja sebulan kemarin?

Dia hafal (hampir) semua kata semua lagu di akhir nada

Dia ngubah sendiri kata Tuhan di semua lagu jadi Allah. entah ga tau ni, padahal emaknya dan semua orang rumah kayaknya ga pernah rubah lirik apapun. haha

Tiap ada adzan dia ngoprak-oprak semua orang di sekitarnya untuk menengadahkan tangan, berdoa, ga boleh ngomong, ga boleh pegang hp, fokus berdoa, sampai adzan habis *terharu anak gw sholeeeh 😂

Ngasinya makin kenceng 😅

Sudah mau pup jongkok, dulu2 dia berdiri karena jijik liat pupnya 😁 PR mau pup/pipis di kloset duduk, nanti di pesawat kekmanaaaaa.. 😆😆

lagi mogok sikat gigi seri bagian atas, yg lain oke aja, cuma ga mau yg situ, apa karena gigi taringnya mau tumbuh ya jadi ga nyaman?
sudah panggil emaknya “Nda”, tapi kalau lagi nyuruh2 bilangnya “Am, Ami”
sudah mulai akrab lagi sama ayahnya via layar hp 😅 tiap liat hp emaknya bunyi langsung bilang “ayaah!!” sambil berbinar2

 
sudah bisa bilang ailopon (red : xylophon), bukan tingtingting lagi

 
rambutnya jadi lurus. haha ga tau ding, tp ga sekriwil dulu gitu, ga mlungker2 lagi

 
sudah bisa minta makan kalau lapar, suka cari-cari makanan sendiri di kulkas, sudah mengerti kalau ngantuk berarti bobok. Walau sedang bertamu dirumah orang, kalau dia ngantuk, dia bilang “ulang, ulang, salim,” salaman sama semua, ambil sepatu, ke mobil, ga pake rewel, di mobil bobok 😂😂
kalau ngantuknya pas dirumah, “Am mimik bobok!!” lari ke kamar 😊😊

sudah bisa mandi air bak, ga harus anget, jingkat-jingkat sedikit tapi ga nangis

 
kalau di minimarket/swalayan, dia selalu ke freezer eskrim, ngendon disana beberapa menit sambil merapal “ecim ecim”, tapi ga selalu beli lah ya, “hari ini kita ga beli eskrim”, trus sy tinggal aja belanja sambil diawasin dari jauh, lama2 dia ambil keripik 😂 dan ga boleh juga sama emaknya, “Adam ga boleh makan itu, itu makanan orang dewasa, kembalikan ya” dia kembalikan lagi ke raknya, kita beli susu aja. hihi
Dia sudah mengerti mainan, jadi kalau di toko ada mainan menarik, dia minta. “Adam sudah punya mainan itu dirumah, ga beli lagi ya” atau “Bunda ga ada rencana beli mainan Adam, ini uangnya untuk beli susu, tunggu bulan depan ya”, sementara its worked. semoga seterusnya
dia tantrum justru untuk masalah sepele, misal dia lagi di kamar, mobil-mobilannya di teras, tu dia tiba2 ngamuk minta mobil, dan emaknya kan ga ngerti dia ngomong pake bahasa planet maunya apa, jadi “Adam nangis dulu deh, kalau sudah nanti baru ngomong baik2 sama bunda mau apa, bunda ga ngerti kalau adam ngomong sambil nangis”, lalu tabah dengerin konser disertai sedikit miris adegan badan dibanting2 si empunya.
kalau ada mas2 kurir pick up, dia buru-buru bungkus buku/mainannya, trus dikasih ke masnya “aket aket iyim” 😂
Susah difoto, rebut hp mulu
Suka ngikutin kalimat emaknya, tp dia belum bisa nyambung kalimat, jadi patah2 ngomong “esawat-ayah-duduk”, maksudnya “ayah kesini naik pesawat jemput adam, di pesawat, kalau di pesawat harus duduk, pakai sabuk pengaman, trus bobok”
atau “owa-goool-ayah”, “asket-ayah”, “inton-ayah”

 

 

yak cukup sekian rangkuman yang diingat emaknya. minggu depan insyaAllah kita pindahan ke UK. yuhuuu semoga lantjar jaya yaa.. aamiin..

Que Sera Sera

1487027313618Que Sera Sera

Pernah dengar lagu ini? familiar ya?
iya jadi jingle iklan semen 😁

Lagu ini meaningful banget menurutku. Cocok buat nyanyi-nyanyi sama Adam.
Yuk nyanyi yuk..

When I was just a little girl,
I asked my mother, “What will I be?
Will I be pretty?
Will I be rich?”
Here’s what she said to me:
“Que sera, sera,
Whatever will be, will be;
The future’s not ours to see.
Que sera, sera,
What will be, will be.”

When I was just a child in school,
I asked my teacher, “What will I try?
Should I paint pictures?
Should I sing songs?”
This was her wise reply:
“Que sera, sera,
Whatever will be, will be;
The future’s not ours to see.
Que sera, sera,
What will be, will be.”

When I grew up and fell in love,
I asked my sweetheart, “What lies ahead?
Will we have rainbows
Day after day?”
Here’s what my sweetheart said:
“Que sera, sera,
Whatever will be, will be;
The future’s not ours to see.
Que sera, sera,
What will be, will be.”

Now I have children of my own.
They ask their mother, “What will I be?
Will I be handsome?
Will I be rich?”
I tell them tenderly:
“Que sera, sera,
Whatever will be, will be;
The future’s not ours to see.
Que sera, sera,
What will be, will be.
Que sera, sera!”

written by Jay Livingston and Ray Evans

The Power of Sounding

1486876634193

saya adalah 1 dari sekian banyak ibu-ibu yang percaya the power of sounding. . .

walau saya “gagal” sounding Adam untuk mencari jalan lahirnya sendiri, masih percaya aja sih, pantang menyerah. haha

Pas IMD sambil ngumpulin nyawa yg tinggal separo, ngajak adam ngobrol apa aja, salah satunya “adek cari mimik ya, kita belajar bareng, mimik sambil tiduran gpp ya, bunda belum bisa duduk, anak pintar”,
berlanjut dari ruang perawatan sampai sekarang ngasinya banyakan sambil tiduran.

Mulai hari pertama kita tidur bareng (kita sengaja memilih bedding in mulai di RS),
“kalau lampu mati waktunya bobok, kalau dah terang waktunya bangun”

manjur juga alhamdulillah. Tapi ga begadang bukan berarti maknya tidur sepanjang malam. haha namanya asi eksklusif, dikit2 bangun nyusuin, tapi karena nyusuinnya sambil tiduran, ga jarang ikut tidur juga. 😁

saat penerbangan pertama Adam, usia 3bulan, Semarang-Jakarta-Padang-Batam-Semarang, sounding soal “mungkin akan sedikit berisik dan melelahkan, tapi gpp adam anak tangguh”,
dan “bobok aja di pesawat“, lancaaar.

sounding penting lagi menjelang mpasi, “Adam anak pintar, sehat, kuat, latihan makan kita, apapun yg tersaji harus dimakan, ga boleh pilihpilih makanan, nasi, roti, daging, tempe, sayur, apapun yg ada di piring Adam berarti penting untuk dimakan” #makmaksemiotoriter 😂

manjur sampai adam umur 12bulan, ga pernah nolak makanan, ga pernah drama. mulai drama menjelang 13bulan itu 😂 mungkin dia dah lupa soundingnya. wkwk
GTM itu semacam sunnatullah kali ya 😅 .

yg remehtemeh pun seperti kalau mau berencana pergi ninggal dia agak lama kadang suka sounding “besok bunda pergi 3jam, adam tidur pagi yg lama ya, kalau bangun main makan sama mbah uti”
lumayan bisa kondangan bareng teman2, atau sekedar nyalon biar tetep waras 😂 eh jadi inget dah 8bulan ga nyalon gara2 mbah uti sibuk. haha

intinya, semua anak mendengar apa yg dikatakan ibunya. Maka ibu harus selalu mengeluarkan kata-kata positif. positif bukan berarti anti kata “tidak” dan “jangan”, saya masih pakai kata2 itu. positif maksudnya yg baik2 gitu. Ga bohong, apa adanya, dan logis. menurut saya sih. hahaha

Cerita Tantrum #1

Haha kok baru no #1 sih ceritanya, padahal tantrumnya udah dari 16bulan. ya gpp lah yaaa, seinget dan sesempet emaknya aja nulis dimari. 😂😂😂

########

Adam punya rutinitas sebelum tidur, yaitu cuci tangan cuci kaki pipis gosok gigi (pakai kasa aja, pakai sikat giginya tiap habis mandi) dan baca buku.

Pada suatu malam tiba-tiba dia mogok gosok gigi. Dibujuk-bujuk tetep ga mau, malah dia nangis marah. Emaknya juga keukeuh, pantang bobok sebelum gosok gigi. haha
Lalu, criiiiing… ada ide, tonton youtube brush-your-teeth-nya sesame the street aja.

Dan ajaiiib.. Dia suka donk, mau buka mulut, mau gosok gigi.
Aman, sampai 4menit. Video habis dia ngamuk makin menjadi. hahaha salah siapa buuuuu…
Namanya mengatasi masalah dengan MASALAH. 😂😂

 
Matikan hp, matikan lampu, biarin dia nangis seperti biasa, inhale exhale, 1menit, peluk, selesai perkara.
skip baca buku, langsung tidur. Sambil didongengin dongeng nasihat, bahwa gosok gigi sebelum tidur itu wajib, wajib berarti harus, harus berarti tak boleh terlewat, sekalipun, kecuali darurat.
bahwa hp bukan mainan anak-anak, hp itu sarana pekerjaan bunda, hp itu sarana komunikasi dengan ayah, bahwa jika bunda bilang tidak berarti tidak. haha otoriter
.

saya berencana baru akan mengajak Adam screentime lewat hp nanti di usia 2.5+, saat dia sudah bisa diajak diskusi dan bersepakat. Sekarang sudah lumayan bisa sih, tapi dia sering lupa. haha

Mendengar tangisan anak itu memang menyayat hati, tapi percayalah mendengarnya sekarang akan jauh lebih baik daripada nanti. -emak adam, 2017-

Toilet Training Ala Mak Adam

wuiiisshhh akhirnya bisa nulis soal satu ini. haha sok-sokan nih. tapi gpp ding sharing is caring yak. soalnya banyak teman-teman sejawat (sesama ibu maksudnya 😜) yg nanya cara-caranya.

Ya walaupun artikel soal ini udah buanyaak bertebaran, mulai dari ditulis para ahli, sampai penulis abal-abal macam ini. haha

Berdasarkan beberapa sumber yg sy baca, toilet training ini termasuk salah satu milestone penting yang menyangkut soal kepercayaan diri dan kemandirian anak.

Dan bagi ibu-ibu dari anak-anak masa kini, ini merupakan suatu perjuangan besar. Beda dengan ibu-ibu jaman dulu yaa..
Kenapa begitu? Ya karena sejak si bayi lahir di RS udah dipakein diapers.
Nah diapers ini surga bagi ibu-ibu, gimana ga surga, ga perlu lagi sering-sering ganti popok, ga perlu repot nyuci, ga perlu bau pesing. surga lah pokoknya.

duh panjang amat pengantarnya yak.

Kemudian saya memutuskan untuk sounding soal TT ke Adam sejak usia 15-16bulan. Oya jauh sebelumnya saya sering bacakan Adam cerita Cican pipis di toilet. PIPIS DAN EEK HANYA DI TOILET. 

“Adam pakai clodi dan popok hanya sampai 18bulan ya, Adam sudah besar pipis dan eeknya di kamar mandi, tidak boleh sembarang tempat ya, najis.”

Adam pipis dan eek tidak boleh sembarangan kan ya, harus di toooiiii?”

“leeeet”, jawab Adam.

Lalu usia 17bulan Adam mulai bisa bilang “pipis”, “eek”, tau kamar mandi, tau kloset, bisa menggunakan sprayer, saya ajari ngeflush kloset. (awalnya saya berencana mengenalkan kloset duduk terlebih dahulu ke Adam)

Rencana semula TT akan saya mulai pas usia 18bulan, tapi akhirnya secara mendadak maju seminggu. Karena tiba-tiba Adam ruam, padahal seumur-umur belum pernah kyk gitu. Tiba-tiba keberanian memulai TT itu muncul begitu saja, tanpa rencana. Berefek hari kedua kehabisan celana. haha

  • PERSIAPAN :
    – Pastikan anak siap memulai TT
    – sedia celana banyak2 (kalau mau pakai training pants juga boleh)
    – pasang semua kasur yg biasa dipakai anak dengan sprei waterproof (biar kita makin PD dan tetep waras. wkwk)
    – beritahu semua orang dirumah, Adam mau TT, jadi semua siaga, semua kompak
    – siapkan mental, turunkan standar harapan. wkwk ini penting, biar tetep bisa senyum dan sabar dikala mengepel ompol dan njumputi eek. ingat, setiap anak spesial, jangan dibanding-bandingkan!

 

  • PROSES :
    Hari ke 1 mulai sore :
    – ngepel terooooss..
  • Hari ke 2 :
    – Adam selalu bilang pipis, sepersekian detik kemudian mancur. haha
    – ngepel sejam bisa 3kali, Adam minumnya banyak, makanya stok celana sampai habis mana musim hujan becek ga ada ojek. Tambah rusuh karena rebutan mau ngepel juga. haha
    – Ajak ke kamar mandi 1-2jam sekali, tapi seharian bisa keluar pipis HANYA 2 kali. Selebihnya ngompol. Di kamar mandi cuma main air. sabar aja buuuw..
    – sudah bisa bobok siang tanpa clodi, sekitar 1-3jam lah, ga ngompol
    – malam pakai diapers
    – sempat mau menyerah, berfikir mungkin belum waktunya Adam TT. Sampai saya buat status minta dukungan dari ibu-ibu yg pengalaman. wkwkk itulah gunanya teman bukan? makasih makemak 😘
  • Hari ke 3 :
    Masih ngepel berkali-kali sih. Tapi jauh lebih baik. sempat jatuh kepleset karena pipisnya.
  • Hari ke 5 :
    – Ngepel pipis cuma 1kali. yey!! alhamdulillah alhamdulillah😆😆
    – tiap disuruh pipis 1.5-2jam sekali udah mau pipis, saya selalu bilang, “fokus Dam, lihat penis tu, pipislah”, dan walaaa mantra berhasil sampai sekarang. wkwk
    – mulai berusaha membasuh penisnya dan mengguyur pipisnya sendiri
  • Hari ke 6 :
    – pertama kali lari ke kamar mandi tanpa komando, tapi ga ngomong, jadi absurd. haha (soundingnya : kalau Adam mau pipis, bilang ke bunda, trus kita lariii ke kamar mandi ya)
  • Hari ke 7 :
    – pertama kali bangun sendiri tengah malam bilang mau pipis, habis itu ga bobok lagi sampai jam 3 😅
  • Hari ke 9 :
    – pertama Adam selalu bilang “pipis” sebelum pipis beneran, dan berhasil nahan pipis sampai di kamar mandi! ini mengharukan. haha
    – pertama kali juga Adam ke WC dengan sendirinya untuk pup, ya walau masih kececer 😁
    – pertama kali TT malam hari, tetep pakai popok, sebelum tidur pastikan pipis dulu, tiap 3jam sekali kalau dia mulai gelisah sy gendong ke kamar mandi. Nangis, berontak, trus sy peluk sambil ngobrol, “Adam pinter sudah ga ngompol lagi. Adam tau pipis&eek hanya di toilet. Tidak boleh sembarang tempat ya. Sekarang Adam pipis habis itu bobok lagi”
    Dan faktanya dia ga bobok lagi sampai jam 3. wkwk
    – sampai pagi popok kering
  • Hari ke 10 :
    – siang lancar jaya tanpa hambatan
    – malam pakai celana biasa, dia bobok mulai jam 19.30. jam 11 saya bawa ke kamar mandi, habis itu dia langsung bobok sendiri, triknya lampu kamar tetep gelap, di kamar mandi pakai lampu remang-remang aja. Trus sy ketiduran sampai subuh, alhamdulillah ga ngompol, bangun tidur buru-buru ajak ke kamarmandi.
  • Hari ke 11 :
    ketiduran juga emaknya. wkwk alhamdulillah ga ngompol juga
  • Hari ke 12 :
    pipis cuma sebelum tidur jam 19.30, sampai pagi alhamdulillah ga ngompol.

Yuhuuu.. alhamdulillah selesai sudah rangkaian toilet training yg mendebarkan ini. habis itu udah ga ngompol lagi? ya ada beberapa kali, terutama pas main sama temennya, dia bilang mau pipis tapi trus teralihkan perhatiannya, ngompol deh. tapi ya gpp namanya belajar sesekali salah boleh lah. 😂

 

photogrid_1481637521877