Buat Kalian yang merasa sdh siap “NIKAH” lahir batin part 1

Assalamu’alaikum wr wb
jadikanlah ikhtibar
NIKAH YUK!!

My Friends, berapa usia antum sekarang ? 18, 19, 20, 21…? Di usia tersebut apakah antum sudah merasakan berdebar-debar gak karuan ketika dapat salam dari si fulan atau fulanah? sehingga diam-diam antum cari informasi tentang dia. Atau apakah para ikhwan sering terpukau ketika melihat akhwat berjilbab lebar dengan segudang prestasi. Atau juga apakah para akhwat diam-diam suka melirik atau bahkan membicarakan dengan sesama teman di kamar kost (ehm… ehm tentang seorang ikhwan yang )?bla… bla… Hayoooo…… ngaku nggak ?! (maksa banget sih ! Afwan…
By the way… itu semua adalah wajar my Friends ( ??? ) maksudnya tentang ketertarikan pada lawan jenis. Bahkan yang mengaku nggak pacaran pun nggak bisa terhindar dari hal ini,sekedar berdebar-debar ketika ketemu dll. Tapi apakah dengan mengatas namakan ‘kewajaran’ tersebut lantas kita menyerah begitu saja ketika keadaan tersebut mulai membuat ibadah kita terganggu.
Ada memang sebagian akhwat –beberapa temen ana- bilang kalo mereka sebenernya nggak pingin mengotori hati dengan berpacaran. Tapi kenyataannya mereka merespon ketika seorang ikhwan (baca: cowo) menunjukkan ‘sinyal’. Bahkan ada nih lagi-lagi teman ana (seorang akhwat dengan jilbab lebarnya)- dengan berdalih dakwah dan bahwa dia bisa menjaga diri, memutuskan untuk pacaran sama seorang cowok (bukan ikhwan). Kepada ‘cowoknya’ tersebut dia memberikan batasan bahwa nggak ada jalan berdua-duaan, nggak ada apel-apelan, nggak ada pegang-pegangan dan berdua-duaan yang lainnya.
Tapi kenyataannya bagaimana ana menyaksikan teman ana tersebut setiap pagi membuatkan sarapan buat cowoknya (iya…!! Bikin sarapan, my friends !! kaya udah jadi suaminya aja ya) membuat ana berkesimpulan lain. Dia bukan hendak berdakwah, tapi ingin memanipulasi bagaimana pacarannya agar terkesan ‘islami’. Emang bener sih si cowok jadi agak-agak serius beribadah gitu, tapi kan niatnya jadi terkontaminasi. Dari situ ana berkesimpulan bahwa nggak ada pacaran yang islami.
Trus gimana seeeh… masa nggak boleh punya perasaan cinta sama lawan jenis ? nah, kembali seperti yang sudah ana katakan di atas tadi. Semuanya wajar. Tapi adalah sangat baik kalau kita bisa memenej bagaimana perasaan cinta tersebut bisa menjadi lebih indah dan halal. Caranya ? tepat seperti yang sudah ana jadikan judul topic ini. Nikah…
Gubrakk !! nikah ? “belum siap ching !!” kata seorang teman, “ntar aja lah… nanggung, masih kuliah”, kata yang lain, ”wah… ntar jadi repot ngurus keluarga dong”. Whuaa… hari gini gitu lho !! masa sih belum berani juga. (deuuu… gaya lo, ching… lo sendiri berani nggak,?) hehehe…kena ) kalo nurutin belum siap, ya nggak bakal?deh (kata seoran temen pernah siap.
Khususnya buat antum yang aktivis dakwah, nikah menjadi sangat membantu. Ketika antum kehabisan ide, ada si dia di sisi kita yang siap menyumbangkan ide-idenya. Ketika antum lelah, si dia siap mijitin , ketika antum merasa sedih, si dia bisa jadi teman yang menghibur hati. Ketika butuh buat sekedar curhat, dia siap dengerin… dan ketika-ketika lain yang sungguh sangat indah untuk dijalani. Dan yang terpenting, semua-muanya halal my friend’s !!! gimana, asyik kan?
Wah… itu kan emang buat yang udah siap nikah ching, udah cukup umur.
Okelah… kalau itu merupakan alasan utama. Tapi sekarang coba diingat baik-baik. Apakah my friends pernah merasa kesepian dan butuh banget seseorang buat berbagi ? atau apakah my friends sekali-kali pernah merenung (baca: melamun) tentang seorang akhwat/ ikhwan yang tadi siang nggak sengaja ketemu di koridor kampus ? nah… itu tuh tandanya bahwa antum udah mulai siap membangun sebuah rumah tangga. (masa seeeh…?) apalagi jika antum sudah memasuki usia baligh (udah lewat kaleee, secara biologis antum udah siap banget. Nah… tunggu apa lagi ?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s