Aktivitas JI untuk Aborsi Cita-Cita Islam

JAKARTA – Gerakan terorisme di Indonesia dengan aksi peledakan bom bunuh diri kerap dikaitkan dengan Jemaah Islamiyah (JI). Meski pihak JI sendiri menyangkal terkait dari tindakan kekerasan atas nama agama itu.
Sebagian organisasi Islam di Indonesia justru meragukan keberadaan JI, yang hanya dianggap sebagai wacana untuk mengaborsi cita-cita kaum muslimin akan tegaknya ajaran Islam.
Demikian dikemukakan Sekjen Forum Umat Islam (FUI) Muhammad Al Khaththtath kepada okezone, Kamis (30/7/2009). Keberadaan orang-orang JI di Indonesia hanya berdasar keterangan dari seorang warga Malaysia, Nasir Abas yang mengaku sebagai mantan ketua mantiqi III JI.
“Jadi apa yang bisa dipercaya dari Nasir Abas yang dipelihara polisi. Dia juga tak jelas keberadaannya. Nasir Abas bicara hanya untuk pembenaran analisa polisi,” ungkapnya.
Al Khaththtath menambahkan, pengikut JI di Indonesia yang mana juga tidak jelas. Beda dengan NU, Muhammadiyah, bahkan sekalipun Ahmadiyah yang ada pengikutnya.
Abu Bakar Ba’asyir yang sempat dituduh sebagai pimpinan JI dan dijebloskan ke penjara juga menyangkal keras. Bahkan putusan MA sudah membebaskan Amir Mujahiddin ini dan menyatakan tidak terlibat kelompok JI.
“Jadi JI di Indonesia hanya wacana,” tegas dia yang selama ini melakukan pengamatan terhadap aktivitas JI, namun faktanya tidak menemukan bukti-bukti keberadaan JI di Indonesia.
Saat ditanyakan adanya pandangan JI sudah terpecah karena ada kelompok yang tetap yakin bom bunuh diri sebagai jihad, dan sebagian lagi sudah antikekerasan, Al Khaththtath menilainya isu tersebut sekadar untuk mengacaukan pandangan tentang Islam.
“JI itu enggak ada. JI ini sesuatu moster yang dibuat untuk mengaborsi cita-cita daulah Islam dengan memunculkan Noordin M Top,” ujarnya.
Soal pengakuan Abu Mu’awwidz Nur Din bin Muhammad Top sebagai Amir Tandzim Al Qo’idah Indonesia di internet yang menyatakan bertanggung jawab terhadap peledakan dua bom di Hotel JW Marriott dan Ritz Carlton banyak diragukan kebenarannya, Al Khaththtath mengatakan semua itu hanya mengada-ngada.

http://suara-islam.com../

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s