Kepada KARL MARX, Sahabatku.

Sahabat, aku tau tentang kepapaanmu,
ketidakberdayaanmu melawan kejamnya dunia,
usahamu menggapai cita.
Sahabat, aku tau kebimbanganmu,
ragu kau kemana akan mengarahkan bahtera,
kembang kempis menahan gejolak kapitalis.
Aku tau dirimu duhai sahabat. .
Kau memeras keringat,demi menggenggam asa,
kau memelintir tulang demi sekeping uang.
Kini,kudapati kau lunglai mencari damai.
Di tengah ketakberdayaanmu,kau tenggelam dalam kelam.
Ingatkah kau tentang bayi-bayi penyu yang dengan payah menggapai pantai?
Kau tak sepapa mereka sahabat!
Kau bisa menggapai pantai!
Aku tau wahai sahabat,
pencarianmu belum berakhir.
Kembalilah sayang. .
Kembalilah sahabatku. .
Kembalilah dalam peluk Tuhanku. .
________________________

monolog:
Untuk sahabat-sahabatku yang kini telah menjadi Karl Marx, aku masih setia menanti kalian dengan kedua tanganku, segenap hatiku.
Entah dr mana kalian mendapatkan setumpuk buku itu ditengah kebimbangan dalam pencarian, hanya itu yang tak kutau kawan. Hingga kalian menemukan komunitas baru itu.
Dan aku tak berdaya.
WASPADALAH!!Jangan sampai kita jadi korban berikutnya!
~semoga kalian membacanya sahabat, meski saat ini kalian telah membenciku~

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s