METAMORFOSIS (THUFAIL AL GHIFARI)

METAMORFOSIS (THUFAIL AL GHIFARI)

Menjadi karanglah meski itu tidak mudah

Sebab ia akan menahan sengat sinar mentari yang garang

Sebab ia akan kukuh halangi deru ombak yang kuat menerpa tanpa kenal lelah

Melawan bayu yang keras menghembus

Dan menerpa dengan dingin yang coba membekukan

Sebab keteguhannya akan menahan hempasan badai

yang datang mengerus terus menerus

ia akan kokohkan diri agar tak mudah hancur dan terbawa arus

ia akan berdiri tegak berhari – hari, bertahun tahun berabad – abad

tanpa rasa jemu dan bosan

Menjadi mutiaralah meski itu juga tak mudah

sebab ia berada di dasar samudera yang dalam

sebab ia begitu sulit dijangkau oleh tangan tangan manusia

sebab ia begitu berharga

sebab ia begitu indah dipandang mata

sebab ia tetap bersinar meski tenggelam dikubangan yang hitam

Menjadi pohonlah yang tinggi menjulang meski itu tidak mudah

sebab ia akan tatap tegar bara mentari yang terus menyala disetiap siangnya

ia akan meliuk halangi angin yang bertiup kasar

ia akan terus menjejaki bumi hadapi gemuruh sang petir

sebab ia hujamkan akar yang kuat menopang

untuk menahan gempita hujan yang coba merubuhkan

dan senantiasa berikan bebuahan yang manis dan mengeyangkan

sebab ia akan berikan tempat bernaung bagi burung – burung yang singgah di dahannya lalu berikan tempat berlindung dengan rindang daun – daunnya

Menjadi pauslah meski itu juga tak mudah

sebab dengan sedikit kecipaknya ia akan menggetarkan ujung samudera

sebab besar tubuhnya akan menaklukan musuh yang coba mengganggu

sebab sikap diamnya akan membuat tenang laut dan seisinya

menjadi melatilah meski tampak tak bermakna

sebab ia akan tebar harum wewangian tanpa meminta balasan

ia begitu putih seolah tanpa cacat

sebab ia tak takut hadapai angin dan hujan dengan mungil tubuhnya

ia tak pernah iri melihat mawar yang segar merekah

dan tak pernah malu pada bunga matahari yang menjulang tinggi

ia tak pernah dengki dengki dan rendah diri pada keanggunan anggrek dan tulip yang berwarna warni

dan tak gentar layu karena pahami hakikat hidupnya

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s