Filosofi LAMPU

Apakah anda pernah mendengar filosofi lampu?

Kalau anda belum pernah tau apa itu filosofi lampu, bacalah tulisan ini. Tapi WASPADALAH, membaca tulisan ini mengancam kehalusan kulit wajah anda yang seperti pan**t bayi sekejap menjadi kerut merut kayak getuk (getuk apaa yang kerut merut??), bisa pula membuat rambut anda yang keriting sekejap lurus hingga keriting lagi. (halah)

Cekidot!

Liburan puanjang tiba, 1,5 bulan. Saya selalu menantikan momen ini. Saya rasa semua orang tau betapa senangnya saya pulang ke rumah.😀

Liburan 1,5 bulan, 1 bulan buat dirumah, setengah bulan buat ngebolang cukup lah… (keburu ditelpontelpon emak suruh pulang).

Ngapain aja My dirumah selama itu?????

Itu pertanyaan yang dilontarkan setiap teman saya. Bahkan baru seminggu liburan aja teman-teman udah pada sms, bosen dirumah.

Mungkin hampir semua mahasiswa di dunia ini bosan di rumah karena mengikuti filosofi lampu, apa itu???

Madangisingturu.

(wkwkkwkkwkk)
:p

Tapi taukah kau kawan? Aku juga ga jauh dari itu. Tapi ada lain-lain. Rumahku surgaku. Sejak SMP pas masih imut banget itu aku udah ga di rumah alias ngekos. Jadi hidup lama bangeeettt dirumah itu suatu berkah tersendiri buat aku. Mungkin bagi kalian yang baru jadi anak kos pas kuliah, ngekos adalah suatu kebebasan yang sangat sulit diperoleh ketika kalian dirumah. Tapi aku ga, aku selalu kangen dan pengen selalu di rumah, bersama keluargaku.

Nah, makanya buat liburanmu lebih bermakna! Ga cuma ngikut filosofi lampu tadi.😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s