Berapa Kelompok Liqo yang Sudah Antum Hancurkan?

Sebuah kalimat menusuk yang dikutip salah seorang pemateri dalam dauroh murobbi yang saya ikuti sekitar tahun lalu. Entah berasal dari mana.

Sebenarnya saya merasa sangat tidak pantas berada di ruang itu. Sebuah ruangan di gedung FE UNDIP. Walau sebelumnya saya memang sudah mengikuti seleksi yang konon katanya sangat ketat itu.

Sejujurnya saya merasa sangat kerdil. Dengan modal hafalan dan pengetahuan yang hanya seujung jari kuku. Kecil, sedikit, sangat sedikit. Hingga terbersit pikiran, jangan-jangan tim selektornya lagi khilaf???

Perasaan minder ini selalu menghinggapi saya di tiap even yang harus melewati seleksi-seleksi  seperti itu.

Saya sempat update status demikian,

penilaian manusia bisa saja salah, tapi saya yakin, Allah menempatkan saya disini saat ini bukan tanpa tujuan apalagi suatu kesalahan. Semoga saya dapat mengambil hikmah dari ladang ilmu ini. Amin.”

Ya, kalaupun tim selektor yang menyeleksi saya sejak tahap awal hingga saya ada di tempat itu sedang khilaf, hingga nama saya lolos bersama nama-nama lain yang “jam terbangnya” sudah tinggi. Tapi saya yakin, takdir Allah tak pernah salah, jauh hari telah ditulis-Nya di Lauhul Mahfudz.

Ah, lupakan tentang perasaan saya. Kembali ke kalimat menusuk itu. Belum apa-apa, saya belum pernah menjadi pementor sekalipun, karena saya menolak ikut seleksi tahun sebelumnya. Saya hanya pernah merasakan menjadi mentee dan mutarobbi.  Apalagi modul materi yang lumayan tebal (yang sudah saya terima H-3) itu belum tersentuh banyak. Saya tidak punya bekal apapun.

Saat itu dengan pongahnya hati ini berbicara,

“ah, ngerawat kelompok liqo kan gampang, asal kita asyik kan seru-seru aja”

Tapi ternyata kalimat itu menghantui saya setiap harinya hingga hari ini.

“berapa kelompok liqo yang sudah antum hancurkan?”

Sungguh saya merasa sangat bersalah ketika adik-adik saya berguguran. Sungguh saya merasa bersalah ketika lingkaran itu tak pernah genap. Sungguh saya merasa sangat bersalah ketika semua pergi.

Entahlah. Mungkin usaha saya memang tidak maksimal. Mungkin terlalu banyak maksiat yang saya lakukan. Mungkin Semoga tahun ini hal itu tidak terulang lagi.

Amin

2 thoughts on “Berapa Kelompok Liqo yang Sudah Antum Hancurkan?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s