Affair Antara Gudel dan Semut

Hari ini sebenarnya merupakan hari yang berat, walaupun dalam 21 tahun kehidupan saya bukan yang terberat, ada banyak hari yang lebih berat yang telah mampu saya lewati, tak terkecuali hari ini, pasti. #curcol

Tapi diantara beratnya beban hari ini, saya inget ada janji sama beberapa teman, biasa.. pasien :p

:Mendengarkan curhat:

Ya, rencananya dan biasanya saya hanya mendengarkan, kecuali dia meminta solusi. Kalau mendengarkan saja biasanya free. Tapi kalo plus solusi ada tarif tersendiri. #plaaaaakkk…

Saya hanya ingin menjadi teman yang baik, always listening always understanding (jargon siapa hayoooo??? :p). Bukan bermaksud ber-ember-ember ria dengan membocorkan curhatannya di sini. Hanya berbagi. (udah minta ijin kok :-D)

Sebut saja Gudel, bukan nama sebenarnya, (wakakkakakakkk kebangetan ni bikin nama samarannya, berasa lagi di rep***ase investigasi :p), doi ni cewek gahol masa kini. Cewek model 3B a.k.a behel, bebe, be’ol. Wakakakakk… Eh, bukan ding yang terakhir, entahlah satu Be-nya apalagi. Hahaha…

Doi juga punya 3Be-nya Em-Yu, Beauty, Brain, n Behavior.

Beauty : Doi cantik, sesuai lah dengan kriteria Em-Yu, kulit mulus kayak pant*t bayi, tinggi semampai (ga ding, tinggian aku 0,7cm :p), fotogenic (jadi jangan percaya sama poto doi yang sering jauuuuuhhh lebih cantik dari aslinya. hahhaa)etc etc…

Brain : IPK 3,6xxx, calon Es-Ha dari universitas ternama di negeri ini. (halah)

Behavior : baik banget, jiwa sosialnya tinggi, buktinya sering nraktir mulai dari resto di emol sampai cimol. Wkwkwkkwk

Nah, dimana masalahnya??

Si Gudel ni cerita, doi lagi marahan sama cowoknya, hebat. Gara-gara doi ogah disuruh ke salon.

Kaget? Awalnya dulu saya juga kaget, tapi lama-lama biasa aja. Habisnya udah sering kek gini.

Jadi kronologisnya gini, si Gudel tu kan udah biasa punya wajah licin kayak pant*t bayi, nah, kemaren doi jerawatan, bukan jerawat parah, jerawat siklus bulanan biasa. Kebayang kan sodara-sodara jerawat akibat siklus bulanan tu paling-paling cuma berapa biji? Katakanlah 10 paling parah, 2 di jidat, 3 pipi kanan, 4 pipi kiri, 1 di dagu. (formasi apa ini? -.-“)

Nah, si cowoknya itu ribut, dia ga mau liat ceweknya a.k.a Gudel jerawatan.

Omaigaaaaaattt!!!!!

Perasaan dulu cowok gw ga gini2 amat  #eh

O iya, cowoknya itu tajir mampus, eh salah, ortunya tu cowok tajir mampus. Sebut saja Semut. Emang iya sih ke salonnya dibayarin pasti. Siapa sih makhluk berjenis kelamin perempuan di dunia ini yang ga mau dibayarin ke salon? Aku aja kalo mau ke salon mikirnya 100kali lebih yang ujung2nya ga jadi :p

Atau sebelum ke salon, banyak-banyak berdoa “semoga-promo-creambath-50ribu-masih-ada”. Wkwkwwkkk

Tapi ada yang lebih dari itu yang bikin harga diri saya—dan si gudel—merasa diinjak-injak sebagai perempuan.

Ok call me stupid, the most stupid girl in the world, yang memberikan solusi gratis ke doi buat putus aja dari si cowok tajir.

Kenapa?

Karena aku sebagai perempuan, punya harga diri lebih, tidak hanya sekedar dinilai dari kecantikan fisik yang konon bisa membuat Julius Caesar takluk pada Cleopatra, atau yang lokal made in Indonesia adalah cerita Ken Arok yang begitu tergila-gilanya pada Ken Dedes. Atau banyak cerita lain yang menggambarkan betapa kecantikan seorang perempuan dapat menaklukkan segalanya. Tapi jelas bukan itu, kami jauh lebih berharga dari sekedar penilaian fisik. Kami jauh lebih berharga dari porselen ratusan juta yang tak boleh tergores sedikitpun untuk dipajang di ruang tamu.

Walaupun nyalon gratis itu enak, tapi akan jadi ga enak kalau begini ceritanya bukan? Si Semut Cuma mau jalan sama Gudel kalau Gudel cantik, rapih, classy, elegan. Padahal ni, kita cewek, sehobi apapun dandan, ada kalanya kita juga pengen tampil biasa-saja. Kaos oblong, sandal jepit swallow biru, ransel buluk. Itu seragam kebangsaan kita bukan?

Mungkin orang diluar memandang enak punya cowok tajir mampus gitu, tapi ga selamanya yang lo liat itu bener mamen… buktinya sobat saya si Gudel ini justru tertekan. Gudel juga aslinya tajir, tapi doi lebih sering tampil biasa saja.

So, buat para cewek-cewek nih, kalo ada yang nembak, jangan buru-buru mau. Telisik dulu, kalo ternyata si dia suka sama kamu karena kamu cantik, jangan buru-buru terbang ke langit ketujuh, sometimes kalo tiba-tiba kamu jerawatan kayak gini, repot kan? atau contoh ekstrim, suatu saat kamu kecelakaan, wajahmu tergores, ga mulus lagi kan? pasti kamu langsung ditinggal.

Atau lagi, ga usah pake contoh ekstrim di atas. Suatu kepastian kita semua bakal tua galz, walau pake produk anti-aging dari antah berantahpun, suatu saat pasti kita mengalami masa itu, kulit keriput, muncul flek hitam, etc. itu pasti. Itu siklus kehidupan.

Ehm, maksud saya bertele-tele seperti ini gini, cantik secara fisik itu ga abadi, begitu pula orang yang mengatasnamakan cinta karena kecantikan atau ketampanan, itu bullshit. Ga ada itu. Karena suatu saat cinta itu akan hilang bersama dengan hilangnya kecantikan fisik.

Jadi buat kalian yang sekarang masih memuja kecantikan, cantikkanlah hatimu, ga cuma fisikmu yang harus diberi makanan ke salon tiap bulan, otak dan hatimu juga. Karena cantik itu dari dalam diri. Otak dan hati adalah kecantikan kita yang sesungguhnya. ^______^

nb: maaf judulnya ga nyambung dikit :p

One thought on “Affair Antara Gudel dan Semut

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s