SEBUAH CERITA ; SEMACAM RENUNGAN TOILET

Banyak cerita tentang toilet dan pengguna toilet. Tapi sebelum kamu ngeklik ikon close karena lagi makan takut jijik, TAHAN DULU! Ga ada unsur menjijikkan sama sekali kok😀

Ini tentang hobi saya ke toilet. Toilet pribadi lho ya! Kalo toilet umum sih saya berusaha menghindari. Hampir dipastikan 90% manusia di bumi ini hobi ke toilet. 4%-nya hobi ke kali, 2%-nya ke semak-semak, sisanya lain-lain.😀

 Hari ini saya sedang galau. (lagi)

Pasalnya jatuh tempo ngumpulin makalah seminar kian dekat, H-3. Dan saya masih melihat, meraba, dan menerawang, memahami jengkal demi jengkal setiap buku yang ada (bacanya pake sistem scaning, ukurannya jengkal 8-)). Tapi masih sempet nulis ini, soalnya saya tipe orang yang harus membungkam segala percakapan di otak saya dengan mengarsipnya(baca:menulis). Walaupun geje-geje gini, ntar kalo ga ditulis dia bakal mengganggu konsentrasi saya memahami rumus-rumus statistika yang naudzubillah itu. Trus kalo udah gitu biasanya dia ngambek, ga mau ngomong lagi, padahal ide-ide saya ya dari mereka itu. (halaah.. yang ga paham, paragraf ini diskip aja)

Sebenernya dari pagi udah janji Ga-boleh-ngeluh, eh pas tadi ibu pulang kerja alias moment pertama hari ini saya bertatap muka dengan ibu, keceplosan deh ngeluhnya, otomatis kali ya akibat ikatan batin antara anak dan ibu. Jiiiaahh…

Habis ngeluh sama ibu yang direspon cukup jleb itu, buka fb, eh dikirimin gambar sama Mbak Rofi, tagline-nya “TENGOK SEBENTAR UNTUK BAHAN BERSYUKUR SIANG INI”.

Isinya lebih jleeeeeeeebb…

Ada 2 gambar dijadiin satu, ada tulisan di sebelah gambar itu, “apakah belajar membuatmu kamu lelah?”. Kemudian di bawahnya ada gambar lagi yang ditulisi “MEREKA BERSYUKUR DAPAT KESEMPATAN BELAJAR” (gambar bisa dilihat di wall saya).

Ya Allah… makasih mbak Rofi!!!!! Makasih Allah yang udah menggerakkan hati mbak Rofi untuk menegurku siang ini!!!!

Oke cerita berlanjut, diantara kegalauan sepanjang pagi itu, trititiiiiiingg.. bunyi sms masuk. (ya ampun jadul banget sih my ringtone smsmu, hare gene yang gahol dikit donk, pake ayu ting ting kek… #hahaha abaikan)

Berikut rekapan smsannya :

From : FR

Yaa Alloh lancarkanlah tugas akhir mbak ku ini Yaa Alloh #biar di doain balik (lagi UTS)

Trus selanjutnya adegan smsan geje gitu deh. Aku masih didepan laptop sambil smsan.

Nah, renungan toiletnya dimulai setelah sms yang ini,

From : FR

Pas UTS, pas patah hati

Yang disana ditembak orang

#mojok dikamar #mukul2tembok

 Tu kan adaaaaaa aja gangguan kalo pas niat ngerjain..

 Tapi baiklah, aku ladenin.

Gara-gara sms itu mau ga mau aku jadi mikir kan, aku harus menempatkan diri sebagai siapa biar jawabanku nantinya valid? Sebagai si FR-kah? Atau sebagai cewek korbannya si FR? Atau sebagai si fulan yang nembak fulanah?

Kalau kamu jadi aku gimana?

#ditulis biar ga ngeganggu konsentrasi ngerjain seminar, maaf ya kacau balau. Ada yang jawab alhamdulillah banget, kalau ga ya nasib, emang berantakan tulisannya ga jelas mana awal mana akhir. Hehehe.., yang penting otakku diem dulu. Ga boleh lama-lama di toilet di saat genting.

One thought on “SEBUAH CERITA ; SEMACAM RENUNGAN TOILET

  1. Pingback: Sebuah Cerita Semacam Renungan Toilet Sharikha - Forum Indonesia

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s