Saya Baru Saja Membaca Notes Tere-Liye yg Berjudul : Kesia2an yg Terlalu

sy baru saja membaca notes tere liye yg berjudul: kesia2an yg terlalu.

kalimat pertama diatas merupakan kalimat asli dari bang Tere. Saya menjiplaknya dengan semena-mena sesuai dengan saran beliau. Benar-benar emjeje (baca : makjlebjleb). Walaupun saya bukan maniak twitter, tapi tetep aja berasa. Saya pernah membaca nasehat yang sama dari Kang Syamsudin Kadir, penulis juga. Kurang lebih isi nasehatnya sama, beberapa tahun yang lalu. Tapi memang manusia pada kodratnya suka lupa, apalagi saya yang menderita lupa akut yang konon kata sahabat-sahabat saya sulit untuk disembuhkan, sudah banyak cara saya lakukan untuk mengatasi lupa saya, termasuk dengan mencatat apa-apa yang harus saya lakukan di buku saku mungil, tapi untuk membaca buku saku itu pun saya lupa. -___-“

Alhamdulillah kali ini saya diingatkan (lagi), secara kejam, dengan kata-kata yang emjeje tadi. Mengena. Berikut status selengkapnya.
“Kesia2an Yang Terlalu” –repost blog lama

minggu2 ini, atau bulan2 ini, sejak rilis film Delisa, sy selalu rajin memonitor twitter. menggunakan fungsi search, menampung begitu banyak tweet ttg film, sinetron dan apa sj terkait dgn audio visual buku2 tere-liye. kalian tidak bisa membayangkan, betapa aktifnya sy membaca kritik2, mengolahnya menjadi sesuatu. itu penting. tapi sy tdk akan membahas soal itu.
nah, dgn rajin memantau twitter, sy jadi tahu, ada buanyaaakk sekali, orang2 yg memiliki akun twitter, meski follower-nya hanya 100, 200 orang, tapi oh my god, dia sudah nge tweet, 20.000x, 30.000x bahkan ada saja yg lebih dari 50.000x. ini menakjubkan. tapi sy tidak akan membahas soal betapa sedikitnya follower, itu penting. tapi sy tdk akan bahas.
yg ingin sy bahas, adalah: jika rata2 setiap tweet itu adalah 12 kata, maka bagi yang telah nge-tweet 50.000 kata, maka itu setara dengan 600.000 kata. nah, kalian mau tahu tebal novel ‘hafalan shalat Delisa’? hanya 46.000 kata. itu artinya, setara kurang lebih 13 novel delisa. menakjubkan–apalagi usia twitter baru beberapa tahun, usia yang bersangkutan bergabung twitter baru 1-2 tahun. prestasi hebat sekali loh, menulis 600.000 kata. tetapi kemana lari2nya kata itu? aduh, sayangnya, hanya menguap di dunia maya. hilang bersama pulsa.
jadi, mulailah sedikit2 memahami penjelasan sy ini yg berkali2 saya lakukan. honestly, sy juga rajin ngurus facebook (meski tdk punya akun twitter), tapi setiap kali sy terlalu lama, maka sy akan menukarnya dgn menulis sesuatu–entah diposting atau tidak. itu untuk menebus waktu yg sia-sia digunakan, perasaan bersalah. nah, kalian bisa menirunya. mulailah geser kebiasaan online sia2 dgn yg bermanfaat. misalnya, mulailah setiap online menulis artikel, notes pendek (tdk usah panjang2, pendek sj, asal bermanfaat, dan bertenaga). posting di fb, mp, blog, apapun. dengan demikian, tanpa kita sadari, kita terus berlatih menulis, mengasah kemampuan, dan hei, menambah portfolio tulisan kita sendiri. bayangkan, seorang remaja atau ibu2 rumah tangga, setiap minggu rajin posting tulisan, dalam waktu 4 tahun, tanpa dia sibuk hitung, dia punya 200 lebih artikel. maka kalaupun tulisan2 itu tdk berakhir jadi buku bestseller, maka kita semua sdh berlatih sesuatu yg kelak akan bermanfaat lagi2 tanpa kita sadari.
saya harus mengingatkan, selalu pahami, 100x update status, komen, dan kicauan2, debat di forum2, dll itu tidak bisa mengalahkan berharganya satu notes/artikel yg ditulis dgn baik.
maka mulailah! tulis apa saja. apa yg kalian lihat, dengar. misalnya notes ttg: sy baru saja membaca notes tere liye yg berjudul: kesia2an yg terlalu. mulai. segera. jangan pernah mau dikalahkan dgn bisikan hati kecil: menulis itu susah, nyari ide tulisan itu susah, atau aduh, tulisan sy kok jelek, nggak sebagus tere liye. itu bisikan tipuan.
terakhir, penutup notes ini, sy hendak bilang, American Psychiatric Association (APA), akan memasukkan kecanduan internet, kecanduan jejaring sosial dalam buku Diagnostic and Statistical Manual of Mental Disorders (DSM). kalau itu sudah masuk, maka resmi sudah, kita yg keranjingan dunia internet, bisa disebut ‘disorder’🙂 –terlepas diskusi ttg revisi DSM ini tdk penting di artikel ini.
Yap, emjeje bukan?

Saat membaca tulisan ini rasanya seperti kejeblos ke planet mahkluk-mahkluk kembar yang lagi parade, terjun ke panggung sirkus aneh, dan dilempar ke mulut bunga raksasaaaaa

Sudah sangaat lama rasanya saya ga menengok WP saya, MP apalagi, sudah lama pensiun. Sudah lama rasanya jemari ini tak menari dengan bebasnya di atas keyboard, yang ada hanya tarian teratur menulis kalimat jiplakan kata-kata orang, yang mereka sebut “menulis skripsi”.

Kenapa sih menulis skripsi harus dengan kalimat teratur yang sulit dipahami sekali baca? Pengen rasanya bikin skripsi serasa novel. Halah…

Terakhir saya melihat artikel-artikel geje yang nongkrong di file lepito, saya merasa kian hari artikel saya makin jauh dari kualitas. (halah emang ada gitu yang berkualitas?)

Saya merasa tulisan sekitar 5-8 tahun yang lalu, saat masih berkawan dengan komputer IBM pentium 3, yang kalau ide sudah meledak-ledak harus terpaksa antri menuliskannya karena itu komputer satu-satunya yang ada dirumah. Setelah itu, setelah ada lepito, saya pikir biasa-biasa saja. Cerpen juga hanya itu-itu saja. Puisi apalagi.

Huuuuhfff… yap, aku harus move on sekarang juga! Syahrini aja udah move on ke Bubu, Jupe juga udah move on entah sama siapa. #eh malah ngegosip

Jadi aku harus segera move on, mencari ingatanku yang hilang (????).

Well, buat yang baca ini, mari olahraga otak, menulis apa saja yang ada. Misalnya menulis : saya baru saja membaca tulisan Ami yang terinspirasi oleh status bang Tere-Liye yg berjudul: kesia2an yg terlalu.

LoL

Quotes bagus ni :
maka kalaupun tulisan2 itu tdk berakhir jadi buku bestseller, maka kita semua sdh berlatih sesuatu yg kelak akan bermanfaat lagi2 tanpa kita sadari.

^___^

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s