Will You Marry Me?

kalimat itu terdengar sangat indah
bagai melodi lembut menyentuh hati
membakar semangat yang meletup-letup
menebarkan semerbak bunga disekitar
membuat jantungku seakan ingin berlompatan
menggariskan sebuah senyum bahagia yang tak habis-habis
meronakan pipi sepanjang hari
dulu
satu dua tahun yang lalu.

belakangan, entah, kalimat itu menjadi terdengar sangat mengerikan
mencabik hati
menguras emosi

dia yang dulu pernah kau puja datang membawa sebuket bunga
melamar dengan ksatria

tapi semua lantak.
terlalu lama
kau tak pernah memuja orang yang mengempaskanku dihari-hari jeri
membuangmu sendiri dalam sepi menanti
kehilangan rasa
sama sekali

tak ada sisa

kau wanita dewasa
yang bisa memilih,
dengan siapa aku akan hidup selamanya.

pertama kali seumur hidup,
kalimat itu terdengar sangat menyakitkan.

5 thoughts on “Will You Marry Me?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s