Pilih dipanggil “Mbak” atau “Ibu”?

Well, bulan ketiga saya bekerja di kampus UNNES, alias Universitas Negeri Semarang.

Banyak suka duka mengiringi perjalanan saya disini.

Sering yang paling membuat geli adalah saat ada mahasiswa terbata-bata, bingung memanggil saya “ibu” atau “mbak”. :v

Seperti pagi ini.

Saya seperti biasa menghadapi layar PC mengerjakan sesuatu (baca : ngeblog). Tiba-tiba ada orang di depan saya.
“Ibu, saya mau menyerahkan karya tulis”

Lalu saya mengangkat wajah dan bertanya dengan pasang senyum biasa.

“karya tulis apa?”
“eh, mm, eh, ibu, eh mbak, mmm, mbak kerja disini kan?”
“iya betul, gimana?” (kali ini dengan senyum geli liat wajah keki si mahasiswa :p)
“eh iya, ini saya mau menyerahkan karya tulis bla bla bla bla”

Hihihi… geli geli aja gitu. Sebenernya saya mah oke aja dipanggil mbak atau ibu. Tapi melihat wajah-wajah bingung mereka, kadang saya ga bisa menyembunyikan rasa geli.😀

Hidup saya disini masih akan berlanjut, entah sampai kapan, dengan segala suka duka gelinya😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s