PADANG! I’M Comming! ^___^

Padang, Solok, Padangpanjang, dll, kota-kota yang selalu menghiasi otak dan imajinasiku sejak kelas 4 SD, sejak aku hobi membaca novel-novel berat, sastra Indonesia lama.

Dan tanggal 22 Mei kemarin, pertama kalinya aku menginjakkan kaki di Padang.

Perjalanan dimulai dari Semarang, start dari kos. :p
mampir sebentar ke Bandeng Juwana Pamularsih buat cari oleh-oleh. Apalagi kalau bukan Lumpia dan Wingko.
Langsung cus ke Bandara, mlongo-mlongo dulu di ruang tunggu karena delay 1 jam. yah biasa lah..
Setelah acara mlongo-mlongo bergembira saatnya naik pesawat. Perjalanan 50 menit sampai Jakarta, ibu-ibu sebelahku juga tujuan Padang, suaminya orang BPKP, jadilah ngrumpi kita, bertiga sama Ibuk :p

Sampai Soetta, langsung cari Solaria, tempat makan yang rasa dan harganya pasti-pasti aja. Secara di bandara gituloh, apa-apa kadang jauh diluar kewajaran. Si Nanda (adiknya Bang Oz) pas di Soetta mau ke nikahanku kemarin asal makan di salah satu foodcourt, nasi goreng seporsi 90rebu. nasi goreng doank -_-
Waspadalah, waspadalah…

habis dari Solaria, langsung solat, habis solat kita memutuskan checkin aja, kurang sejam doank, pas.
Nah, di ruang check in itu, hya ampuuun ramenya kayak mau lebaraaaan… banyak banget rombongan umroh. Mungkin karena menjelang banyak libur itu kali ya, pada ambil cuti semua😀

setelah antri check in cukup lama, sampai bapak ketiduran di troli :p, kita masuk ruang tunggu, terminal berapa lupa😀
Nah nyampe ruang tunggu itu udah berasa Padangnya tuh, semua orang ngobrol bahasa Minang, dan suasana ini akan berlanjut sampai seminggu kedepan. hahahhaa

Naik pesawat, kita dapat tempat duduk terpisah-pisah. Bapak-Ibuk sederet, aku-Bagas sederet, nah Bang Oz sendirian. Tapi namanya pengantin baru ya, harap maklum ya, agak2 norak lebay gitu, Bang Oz nyuruh Bagas di tempatnya, doi duduk sama aku. hahhahhaa

Setelah hampir 2 jam terbang, sampailah kita di langit Sumatera Barat. dari atas itu udah keliatan wow lho..😀
perlu perjuangan buat lihat pemandangan ini, soalnya bukan di tepi jendela -_-

Inilah, BIM, alias Bandara Internasional Minangkabau. maaf foto seadanya :p
padang

Kami menunggu bagasi lumayan lama, keluar bandara sudah jam 6an, dan masih terang benderang. hihihi.. maghrib disono jam setengah 7an.
Disana dijemput Papa-Mama mertua. Daaaan, dari sinilah perjalanan akan dimulai. don’t miss it! ^___^

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s