Mastitis, Tumor, atau Kanker?

image

Sebelum punya anak, saya sudah membekali diri soal ASI. berbagai literatur berupa buku maupun sumber online saya lahap semua. Sejak awal menyusui belum pernah ada tragedi seperti puting luka, berdarah bernanah, endebre endebre, saya lulus di tahap itu. Setidaknya sampai Adam umur 13 bulan, saya pikir ilmu saya soal asi sudah cukup. Haha ternyata ENGGAAAAAK.. haha haha

Justru di usia 13bulannya inilah Adam menguji ilmu emaknya.

21 Juli 2016
Saya menemukan benjolan kira-kira sebesar ibu jari di payudara sebelah kiri, agak kaget karena tiba-tiba sebesar tu, sebelumnya belum pernah teraba. Terasa nyeri jika dipegang, kulit luar berwarna kemerahan.

22 Juli 2016
Hari ini banyak tamu dirumah, 7 hari meninggalnya papa. Dan hujan dari pagi, kami pun urung ke rumahsakit. Masih positif thinking semoga cuma galactocele atau mastitis biasa, tapi pikiran bahwa itu tumor atau kanker tetep tidak terelakkan 😣
Saya mencoba hubungi salah satu konselor laktasi yg saya dapat kontaknya dari grup Aimi Sumbar. Namanya Uni Windi. Kami hanya komunikasi via whatsapp, ga pernah kenal sebelumnya. Tapi responnya masyaAllah, sangat cepat. Kebetulan beliau sedang tidak bisa, lalu merekomendasikan konselor lain, tapi baru bisa hari senin. Namanya dr. Pipit Fitrisia Amelin, Sp.A

23 Juli 2016
Dapat saran dari mbak Indah, mending langsung usg mammae aja ke lab.
Ok saya telpon prodia padang, ternyata dokternya lagi ga ada, harus bikin appointment dulu. Skip.
Ok lalu telpon ke RS Semen Padang, ga bisa langsung usg, harus dengan rujukan dokter.
Lalu ke RS Sitirahmah, sama harus dengan rujukan.
Ok, lalu sempitnya pikiran saya cuma googling dokter spesialis bedah onkologi di kota padang, cowok semua booo..
Dan yang ada praktek hari ini hanya dr. Xxx di RS Ibnu Sina dan Sitirahmah.
Meluncurlah suami saya ke Ibnu Sina, kebetulan dekat dengan rumah. Dapat antrian no 22, infonya dokter tersebut MULAI praktek pukul 14.00.
Karena saya bawa Adam dan sebenernya saya anti banget bawa Adam ke RS kalo ga darurat, sampai sana pukul 14.30, saya pikir daripada antri kelamaan kasian adam kan. Eee ternyata si dokter ada operasi. Kezel kan.. ada ga sih operasi mendadak untuk kasuk ca? Beneran nanya saya. Haha
Mana puanas terik gitu naik motor bawa adam. Huhu kasian adam.
Balik kerumah, suami reschedule tiket pesawat karena dipikir kesempatan hanya hari senin.
Sambil tiduran nangis-nangis, mulai stres saya, pikiran-pikiran buruk mulai menghantui, mau periksa kok susah banget, jangan-jangan jangan-jangan. Huhu..:'(
Setengah jam kemudian, baru criiiing dapat ide, kenapa harus spes onk sih, kan belum tentu ini kanker. Kenapa ga ke dokter umum aja? Wkkwkk kemudian merasa sangat bodoh.
Adam masih tidur, titipin ke mama, meluncur kami berdua ke RS Semen Padang, cari dokter umum, pas yg praktek cewek, saya lupa namanya. Diperiksanya, langsung bilang

“wah iya ini benjolan ya, keras, ga lari-lari, tetep disatu tempat, saya rujuk ke dokter bedah ya, biasanya jalan satu-satunya ya operasi”
Rrrrrrr..  ga begitu serem sih dengernya, haha stresnya udah ilang kebawa tangis.
Saya minta rujuk ke radiologi aja, sebenernya saya cuma butuh melihat dan memastikan itu benjolan sebenernya apa kan, soal tindakan bedah membedah dipikir nanti.
Ke radiologi kita, eeee antrian kosong baru ada selasa. Kelamaan kan.. keburu saya stres lagi. Haha
Pulanglah kita. Sampai rumah suami nelpon ke RS C-BMC, nanyain bagian radiologi sana mau nerima rujukan dari RS lain atau ga. Alhamdulillah mau, dan pas ada dokternya. Cuuuusss meluncuuuurrr ngebut.
Nah ini saking groginya, suami bawa saya ke Minang Medical Center. Muahahaha..

“Kok kesini yang? Tadi yg kamu telpon RS mana? BMC kan Bunda Medical Center”

“hah dimana tuh.. kupikir ini”

“hah kok km ga tau sih, kan kamu orang sini, wait gugling dulu, eh jalan proklamasi, mana tuh”

“oooo ya ya, namanya ganti kali ya, dulu namanya RS Bunda”

Kyaaaa… hahaha untung lah saya keburu nyadar sebelum masuk situ.
Sampai sana langsung USG, untung dokternya cewek. Haha ga nanya dulu tadi langsung berangkat aja 😅😅
Diperiksa semua, katanya agak samar terlihat karena payudara sedang penuh berisi asi, tapi dilihat dari bentuk pembuluh darahnya 90% bukan tumor, ada 4 benjolan di payudara kiri, kemungkinan besar mastitis alias sumbatan saluran asi.
Disuruhnya saya kompres air anget dan pijit-pijit aja, ga perlu obat kecuali kalau nyeri tak tertahankan boleh minum parcet.
Tarif USG Mammae 320K.
Aaaaahhh.. rasanya tu kayak habis diinjek gajah ber-ton-ton trus dia pergi. Ringan gitu. 😂😂😂😂

image

24 Juli 2016
Nah ternyata drama belum berakhir, terasa makin gede benjolannya sebesar bakso. Dan sakiiit. Apalagi kalau adam ngasi, errrggghh rasanya subhanallah. Sampai ujung kuku jempol kaki berasa merinding disko.

25 Juli 2016
Benjolan ilang, tapi suaakiiiitt.. lewat polisi tidur aja sakitnya ampun-ampunan, jauh lebih sakit daripada pas haid. Buat gendong adam apalagi.
Saya putuskan datang ke dr. Pipit di klinik MLC Jati sesuai saran uni Windi.
Nah disana saya seperti mengulang pelajaran soal asi lagi. Haha
Disuruhnya saya menyusui Adam disana, menurut pengamatan beliau, pelekatan adam mulai ga bagus karena sudah punya gigi. Haha padahal dulu mah soal pelekatan ini piece of cake. 😂😂
Lalu mencoba benerin pelekatannya. Setelah itu dijelaskan beliau soal mastitis, harus dikompres air hangat, dan pijat oksitosin.
Dr. Pipit ini komunikatif sekali, so far puas lah saya.
Nah karena malamnya suami harus terbang kembali ke jakarta, saya suruh mijat dulu sampai bener-bener keluar asinya. Makin sering kompres pakai air hangat juga. Air hangat saya masukin plastik biar bisa dibawa tidur, kalau pakai handuk kan basah 😁

26 Juli 2016
Alhamdulillah drama berakhir. And we are live happily ever after 😂😂

Saran untuk menghindari mastitis/radang di usia “senja” menyusui :
1. Selalu pastikan pelekatan. Antara lain areola masuk seluruhnya di mulut bayi, mulut bayi menggembung, lalu ada bunyi menelan, bukan hanya dihisap.
2. Pada bayi yang sudah makan segala, biasakan minum air putih atau membersihkan giginya sebelum menyusu.

Nah kan ngasi itu cobaannya ada aja ya. Wkwkk 😂😂
Tapi apapun yang terjadi, breastfeeding must go on mak.. 💪💪💪

Oya, selamat menyambut Pekan Asi Sedunia (World Breasfeeding Week) 1-7 Agustus 2016 :):)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s